4 Cara Menghancurkan Gagasan Bagus

Terkadang gagasan bagus yang kita bawa seketika tak berarti apa-apa. Penyampaian yang persuasif pun tak membantu. Berharap mendapatkan dukungan dari orang lain yang terjadi justrus sebaliknya. Gagasan yang kita sampaikan malah mendapat pertanyaan membingungkan, komentar tidak penting, dan serangan secara lisan. Perlahan tanpa kita sadari, gagasan bagus kita sudah mati dan hancur.

Ada yang pernah merasakannya?

Gagasan yang harusnya membawa perubahan penting bagi perusahaan atau komunitas menjadi terhenti dan terbuang. Tentunya berdampak juga pada kita yang membawa gagasan. Kepercayaan diri menurun, terasa tak dianggap atau merasa dikucilkan. Sebelum itu terjadi atau terulang lagi, baiknya kita mengetahui apa saja penyebab gagasan bagus tak bisa diterima.

John Kotter dan Lorne Whitehead penulis buku Buy-In memaparkan cara penyerang menghancurkan  gagasan bagus. Dalam bukunya juga dijelaskan bagaimana cara melindungi gagasan yang bagus dari penghancuran.

Berikut 4 cara para penyerang menghancurkan gagasan bagus

  1. Strategi Menunda-nunda
    Strategi penundaan ini dilakukan dengan pengalihan ke kegiatan atau ide lain di luar dari gagasan kita. Akibatnya gagasan yang kita sampaikan kehilangan momentumnya.

Contoh
“Gagasan yang bagus, tetapi sekarang bukan saat yang tepat, ada hal yang lebih mendesak.”

  • Pembingungan
    Cara pembingungan biasanya dilakukan dengan memberikan berbagai informasi yang tidak relavan. Bisa juga informasi tersebut menghilangkan nilai positif dari gagasan yang kita sampaikan.
    Contoh
    “Anda mencoba untuk memecahkan masalah yang diada-adakan. Jika dilihat dengan program X (sebuah program yang tidak diketahui oleh setengah dari mereka yang hadir) dan program Y (Program yang belunm pernah didengar oleh siapapun sebelumnya), saya khawatir antara program X, Y, dan program anda akan menghabiskan tiga perempat pendapatan, Bagaimana menurut Anda?
  • Menumbuhkan Rasa Takut
    Penumbuhan rasa takut dilakukan dengan memunculkan kekurangan dari gagasan bagus. Lebih parahnya menambahkan kekhawatiran yang tidak beralasan atas gagasan kita sehingga terlihat sulit untuk dilaksanakan.
    Biasanya, cara ini menggunakan trik menampilkan fakta yang tak terbantahkan, kemudian mengarah sebuah kisah yang berakhir dengan konsekuensi menakutkan, bisa juga kisah yang memamcing rasa takut mencoba yang dimiliki oleh semua orang.

Contoh
“Anggaran yang kita miliki sekarang hanya sekian, Kita tidak mampu membiayainya. Bila pun dipaksakan, pengembaliannya lama seperti proyek terdahulu.”

  • Pembunuhan karakter
    Strategi ini mengfokuskan kepada pembawa gagasan. Pembunuhan karakter dilakukan dengan meremehkan kredibilitas atau reputasi pada diri kita sebagai penyampai gagasan. Hal ini berdampak penurunan dukungan karena berkurangnya ketidakpercayaan orang-orang terhadap kita.
    Contoh
    “Anda tidak akan pernah bisa meyakinkan cukup banyak orang.”
    “Tidak ada orang lain yang mau melakukan ini.”

Bagaimana Cara Melindungi Gagasan Kita?

Satu-satunya cara agar gagasan kita tidak dihancurkan adalah dengan memahami strategi para penyerang. Cara menghindar atau pun menolak tidak akan berhasil. Hasilnya akan jauh lebih baik dengan berhubungan secara terhormat dengan penyanggah kita.

Tetap pertahankan gagasan dengan respon yang sederhana dan meyakinkan. Dapatkan perhatian dengan menggiring mereka agar mengkritisi gagasan. Sebelum itu, kita perlu bersiap dengan kemungkinan yang akan mereka lakukan terhadap ide gagasan. Cara ini disebut juga dengan strategi kritik dan tanggapan. Melaui tanggapan atas kritikan yang diberikan, kita bisa membuka pikiran mereka memahami nilai dari gagasan.

Strategi kritik juga membantu kita memahami perasaan para penyanggah, sehingga memudahkan kita untuk menenangkan dan meminta dukungan. Setelah itu, para penyanggah yang tadinya menyerang gagasan bagus akan mengubah pola pikinya. Kemudian mau memberikan solusi atas kekurangan gagasan. Lalu menerapkan bersama-sama gagasan yang kita bawa. 

Referensi

Kotter, John dan Whitehead, Lorne A.2012.Buy-in.Jakarta:PT  Elex Media Komputindo

Baca juga 6 Kalimat untuk Menghancurkan Gagasan Bagus dan Cara Meresponnya.

Written by

Leave a Reply