Takdir Rena Episode 4

Pak satpam masih menyeret badanku, memasukan dengan paksa ke dalam gudang yang gelap. “Mohon lepaskan saya. Aku mohon Pak . Ampuni saya …” Teriaku menangis. Tanganku menggedor-gedor pintu yang sudah terkunci itu. Tak ada jawaban, tak ada suara. Suaraku mulai hilang. Aku kelelahan lalu tertidur di lantai gudang.

Mataku perlahan membuka. “Sungguh sial” batinku. Aku bangun dan mencari cara untuk bisa kabur. Hanya ada jendela kecil yang mungkin bisa kulewati. Tanganku mencoba mendorong daun jendela tetapi tak bergerak. Terlihat kuncinya sudah berkarat.  Perlu sebuah benda untuk mendongkelnya.

Mataku melihat sekeliling dengan seksama mencari benda berat untuk merusak jendala. Terlihat benda mirip palu di bawah lemari tua. Saat tanganku meraba ke bawah lemari, seperti ada daun pintu terpasang di lantai gudang.

“Mungkin saja pintu keluar bawah tanah” kataku kegirangan.

Sungguh lemari tua yang berat. Sudah setengah pintu terlihat setelah mendorong lemari dengan semua energiku. Terdapat ukiran naga di bingkai tersebut. Sangat cantik. Aku termenung sambil melihat mata naga yang mengagumkan. Terasa energiku terisi kembali. Lalu kucoba mendorong lemari tua lagi.

Aku heran. Lemari tua yang berat terdorong dengan mudah. “Entahlah. Semoga pintu ini mengarah ke jalan raya” kataku sambil berdoa. Aku membuka pintu tersebut. Kutapaki tangga menurun yang semakin dalam. Cahaya seperti obor tiba-tiba menyala. Menempel di dinding menerangi ruangan berbentuk persegi. Udara dingin mulai mengelilingi kulitku. Anehnya tidak membuat merinding namun sangat sejuk hingga membuatku mengantuk.

Aku terbelalak melihat kedua tanganku yang mulai menghilang. Kedua kakiku juga transparan. Lalu semua badan beserta bajuku mulai tak terlihat. “Aaaaaaahhh….” Aku terhisap. Pandanganku berputar-putar. Kepalaku pusing, perutku mual seperti mabuk kendaraan.

Beberapa detik kemudian, telapak kakiku menyentuh lantai. Lalu aku menunduk menahan perutku yang mau muntah. Kupaksakan badanku berdiri mengamati sekeliling. Tiba-tiba sinar keemasan mengelilingiku. Ada pagoda kecil melayang di atas kepala berputar perlahan. Tanganku meraih miniatur pagoda tersebut. Saat kupegang dengan kedua tangan, pagoda tersebut berubah menjadi tato di pergelangan tangan kiri.

Ada sensasi aneh masuk ke dalam otaku. Terlintas bayangan buku terbuka lebar. Badanku mulai gemetar, semua energi terkuras habis lalu aku tergeletak pingsan.

#ODOPBatch7 #LastChallange #Episode4

Lanjut baca episode 5

Written by

Leave a Reply