Takdir Rena 5

Episode 5
Ada sensasi aneh masuk ke dalam otaku. Terlintas bayangan buku terbuka lebar. Badanku mulai gemetar, semua energi terkuras habis lalu aku tergeletak pingsan.

Aku tersadar di ruangan yang sangat berbeda. Terbaring di kasur empuk berseprai bunga-bunga. Dindingnya berwarna hijau muda dilengkapi dengan jendela yang terbuka. Ada bunga mawar merah di atas meja. Baunya memenuhi ruangan membuatku tenang.

Seorang ibu memakai kebaya masuk lalu duduk di tepi kasur. “Kamu sudah sadar. Baru kali ini ada orang yang selamat dari ruangan itu” katanya.

“Aku di mana?” tanyaku sambil menatap wajahnya yang ramah.

“Tenang Rena. Kamu di rumah tuan Bandi” jawabnya.

“Saya sudah mendengar kamu mencuri uangnya. Tuan memang marah tetapi juga senang karena menemukanmu di ruangan itu dengan selamat” lanjutnya.

“Maaf, saat itu adiku sangat kelaparan. Aku sadar kesalahanku. Apakah tuan sudah mengampuniku?” tanyaku polos.

“Tanya sendiri pada tuan Bandi setelah makan bubur ini. Habiskan agar kamu cepat pulih. Lalu temui tuan Bandi di ruangan pintu merah” jawabnya lalu pergi meninggalkan kamar.

Aku menemui tuan Bandi yang duduk di belakang meja jati. Ia berkata akan mengampuniku dengan syarat menyelesaikan pekerjaan yang dia berikan. Batas penyelesaian hanya satu bulan. Penjelasan pekerjaan akan disampaikan oleh supirnya sekalian mengantarku ke lokasi kerja.

Aku setuju dengan memohon agar diizinkan mengirim surat ke keluargaku agar tidak khawatir. Ingin sekali aku bertanya tentang ruangan misterius yang ada di gudang. Saat suaraku keluar ia berkata “Aku tahu kamu penasaran dengan ruangan dan pagoda keemasan. Kamu akan tahu detailnya saat sampai di lokasi kerja.”

#ODOPBatch7 #LastChallange #Episode5

Lanjut baca episode 6

Written by

Leave a Reply