Manfaat Kafein yang Dipandang Sebelah Mata

Kata kefein berkaitan erat dengan kopi. Sering sekali digunakan banyak orang sebagai teman bergadang. Dianggap minuman yang tak bagus bagi kesehatan, padahal manfaatnya bisa meningkatkan intelegensi, emosi positif, penurunan berat badan, hingga bisa memperlambat penuaan kulit.

Bennett Alan Weinberg dan Bealer menuliskan berbagai macam manfaat kopi dalam buku ilmiah mereka yang berjudul The Word of Caffeine: The Science and Culture of the World’s Most Popular Drug.  Melalui berbagai penelitianya, mereka mengungkapkan bahwa

“Kafein adalah berkah bagi kemanusiaan”.

Tulisan mereka terkenal karena berhasil memecahkan mitos yaitu kafein berdampak menaikan tekanan darah. Mereka menemukan mitos tersebut berasal dari opini masyarakat yang berlangsung sangat lama serta konsumsi kafein yang tidak sesuai porsi.

Sebuah fakta menarik ditemukan bahwa minum saat suhu panas tanpa kafein dapat meningkatkan detak jantung dibandingkan minum kafein pada kondisi suhu dingin.

“Kebermanfaatan suatu hal bergantung kebijaksanaan penggunanya, ada yang diuntungkan juga banyak yang dirugikan”.

Teman senja

Berikut manfaat kafein yang dipandang sebelah mata bahkan disalahpahami sebagai penyebab penyakit. Manfaat kafein ini ditemukan oleh para peneliti melalui uji ilmiah selama sepuluh tahun.

  1. Kafein membantu meningkatkan energi
  2. Meningkatkan laju pembakaran lemak
  3. Mempercepat metabolisme
  4. Membantu pengendalian emosi ke arah positif
  5. Menjaga pikiran tetap fokus, menajamkan logika
  6. Menjaga ketahanan fisik
  7. Mengatasi jet lag

“Kafein akan bermanfaat jika dikonsumsi sesuai kebutuhan, porsi sedikit hingga sedang malah dapat memberikan manfaat maksimal daripada dosis tinggi” jelas mereka.

Jadi, sebelum mengkonsumsi banyak kafein sebaiknya kenali kapasitas diri dulu agar dosisnya sesuai. Caranya, mencoba mengkonsumsi kafein dengan dosis kecil misal 100 mg (1 cangkir kopi instan, 180 ml). Jika belum terasa, tambahkan dosis 50 mg – 100 mg hingga mencapai titik kepuasan.

Apabila terjadi efek yang tidak nyaman bisa turunkan jumlah dosisnya sampai menemukan jumlah yang tepat. Selamat mencoba.

Sumber: Weinberg dan Bealer.2010.The Mirracle of Caffeine.PT Mizan Pustaka:Bandung

Written by

Leave a Reply