Ada Senyuman Disetiap Jengkal Ruang

Pagi itu, Aku bangun tidur seperti biasa. Terdiam dan mulai sadar, aku masih bisa bernafas tanpa kesusahan. Merasakan oksigen yang masuk lalu kuhembuskan karbondioksida dengan sempurna.

Detak jantungku juga masih ada, seakan berkata “Engkau masih diberi kesempatan merasakan kehidupan yang sempurna, bernafas dengan mudah dan jantung yang masih berdetak tanpa bantuan alat”.

“Nikmat mana lagi yang engkau dustakan” kata firmanNya

Kulihat jarum jam yang masih bergerak. Ia melambai, mengajaku menuju hari yang baru, mengajaku untuk terus maju. “Penyesalan dan kesalahan ada untuk diperbaiki, mari coba lagi” Kata dia yang terus melaju. Masih enggan tubuhku bergerak, lalu kulirik pintu yang tak sabar menunggu dibuka, Ia ingin menunjukanku jalan yang perlu kucoba.

Aku pun berdiri menuju jendela, menepikan kelambu yang menghalangi kilauan bintang fajar. Kelap kelip cahayanya seakan sedang mendoakan “Semoga segala harapan dimudahkan, dan dijadikan kenyataan”.

Kubuka jendela itu, udara sejuk membelaiku lembut, memberitahuku “Akan ada hal-hal sulit untuk dijalani hari ini, jalani saja dengan ikhlas dan sabar, agar melihat kemudahan yang datang sebagai bantuan menghadapi segala macam kesulitan”.

Kuraih pintu yang tadi kuabaikan. Mencoba melihat jalan apa yang ia mau tunjukan. “Lihatlah semua hal dengan sisi positif, agar engkau tau, betapa banyaknya cinta yang Ia berikan tapi engkau abaikan”. Kata pintu kamarku. Mataku menuju ke dapur lengkap dengan wastafel yang penuh dengan piring kotor. “Ternyata aku punya piring yang banyak” batinku sambil tersenyum kecut

Kulirik arah lain, ada kamar mandi lengkap dengan air bening, tak perlu memompa sumur atau pun mengangsu, air yang segar telah tersedia disana.

Dinginnya air mengguyur tubuhku, membantu menyiapkan diri menyambut hari yang menawarkan segala macam tekanan dan kekuatan. Tak ada tombol skip dalam kehidupan, adanya tombol pilihan hadapi sekarang . Percaya atau tidak, segala tekanan ada untuk membantu menjadi lebih kuat.

Aku telah siap. Kulangkahkan kaki untuk memulai hari. Sinar Matahari pagi menyambutku dengan hangat sambil berkata “Semangat pagi senyuman, kesulitan pasti ada dan kamu bisa menghadapinya”.

sumber gambar : Pic by ms.pngtree.com
#ODOPBatc7 #onedayonepost

Written by

Leave a Reply