6 Kalimat untuk Menghancurkan Gagasan Bagus dan Cara Meresponnya.

Pernahkah mempunyai gagasan bagus namun ditolak mentah-mentah?

Penolakan atas pendapat atau gagasan merupakan masalah yang pernah dialami semua orang. Bisa dikatakan juga masalah lama, biasa, manusiawi, yang semakin hari menjadi semakin penting.

Sekreatif apapun sebuah gagasan, tak menjamin mendapatkan dukungan penuh dari semua orang. Meskipun gagasan adalah hal inovatif dan sangat solutif, penolakan akan tetap terjadi. Bahkan semua gagasan alternatif yang diajukan akan dijatuhkan. Kalaupun diterima, gagasan bagus tersebut tidak mendapat dukungan yang cukup untuk mencapai hasil yang terbaik, atau mati perlahan secara menyedihkan.

Penolakan memang biasa tetapi bisa membuat gila. Ada rasa kesal, malu, atau sangat marah memenuhi hati dan pikiran. Semua rencana berantakan. Mereka yang mendukung gagasan bagus mengalami kerugian. Pada kasus yang ekstrem, perusahaan atau bangsa juga mengalami kerugian.

Masalah penolakan terhadap gagasan bagus menarik minat seorang dosen Havard Bussines School dan temannya yang mengajar di Universitas British Columbia. Mereka meneliti berbagai tipe orang yang menyerang gagasan bagus. Hasil penelitian mereka dirangkum dalam buku lengkap dengan kalimat-kalimat penghancur gagasan.

Berikut 6 kalimat yang biasanya muncul untuk menolak semua gagasan, baik bagus maupun tidak penting semua gagasan dihancurkan dengan kalimat ini

  1. Kita sudah berhasil selama ini, kenapa mengambil risiko mencoba hal baru?
    Contoh serangan:
    “Kita belum pernah melakukan hal ini sebelumnya, sejauh ini semuanya baik-baik saja. Hal yang perlu kita lakukan adalah mempertahankan dan mengembangkan saja.”
    Tanggapan:
    “Benar, tetapi kita semua tentu sudah menyaksikan bahwa mereka yang tidak bisa beradaptasi pada akhirnya akan punah.”
  2. Uang (atau masalah lain yang tidak dibahas dalam usulan) adalah satu-satunya masalah yang sesungguhnya
    Contoh serangan
    “Uang adalah masalahnya, cari solusi penambahan keuangan dahulu, bukan tentang …. ( computer, armada. Keamanan produk, dan lain-lain).”
    Tanggapan
    “Uang tambahan jarang menjadi sesuatu yang membangun bisnis atau perusahaan yang  hebat.”
  3. Anda melebih-lebihkan masalah
    Contoh serangan
    “Ini bukan masalah besar yang harus segera diselesaikan, bahkan bisa dikatakan masalah kecil atau bukan masalah sama sekali”
    Tanggapan
    “Bagi orang baik yang harus menderita karena masalah ini, ini bukanlah masalah kecil”
  4. Anda mengabaikan nilai tradisi kita
    Contoh serangan
    “Anda mengabaikan nilai-nilai yang selama ini kita jaga.”
    Tanggapan
    “Rencana ini penting untuk menjunjung tinggi apa yang selama ini kita jaga.”
    “Jadi, usul ini memang mengubah (praktik kerja, system computer, dan lain-lain), tetapi juga akan membantu  untuk mempertahankan kunci nilai-nilai tradisi kita (kebebasan, kekeluargaan, atau peluang).

  5. Tidak ada orang lain yang melakukannya
    Contoh serangan
    “Kalau ini memang gagasan yang hebat, mengapa belum ada orang yang melakukannya.”
    Tanggapan
    “Segala sesuatu pasti harus diterapkan untuk pertama kalinya. Jadi, kenapa kita tidak menjadi pertama yang melakukannya? Kita memiliki kapasitas untuk berinovasi.”
  6. Begitu banyak pertanyaan dan kekhawatiran yang muncul, gagasan ini pasti negative
    Contoh serangan
    “Lihat, betapa banyak orang yang menyampaikan kekhawatiran atas gagasan yang Anda sampaikan, ini bukan pertanda baik.”
    Tanggapan
    “Benar sekali, namun hal ini merupakan pertanda bagus. Semua pertanyaan dan kekhawatiran yang ada  menunjukkan tingginya kerjasama kita, dan kelompok yang saling bekerjasama akan menghasilkan keputusan yang lebih baik dan menerapkannya dengan lebih sukses. Selain itu, kekhawatiran yang tersampaikan menjadi bentuk uji sekaligus memastikan seberapa baguskah gagasan yang aku sampaikan. Jika ada beberapa kekurangan, bisa langsung ditindaklanjuti bersama. ”



Referensi

Kotter, John dan Whitehead, Lorne A.2012.Buy-in.Jakarta:PT  Elex Media Komputindo



Baca juga 4 Cara Menghancurkan Gagasan Bagus

Written by

Leave a Reply